Selamat datang di Anakunmul.Com

Tipe Kepribadian Turut Tentukan Sukses Berkomunikasi

16komentar

Kriteria atau tipe berkomunikasi- Bagi seorang presenter Erwin Parengkuan, sukses dalam berkomunikasi itu tidak sekadar ditentukan oleh caranya, namun justru sangat ditentukan tipe kepribadian seseorang.

"Ada empat tipe kepribadian, yakni Si Gesit, Si Rinci, Si Kuat, dan Si Damai," ucap penulis buku 'Click! (Strategi Taktis Berkomunikasi dengan Berbagai Kepribadian)' itu.

Di hadapan sejumlah mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dalam "Cosmopolitan Campus to Campus" di kampus itu, Kamis (15/9), pemain film "Berbagi Suami" (2006) itu menyebut salah satu dari keempat tipe kepribadian itu ada pada diri setiap orang.

"Karena itu, adalah penting kita mengenal diri kita sendiri, apakah kita masuk tipe kepribadian Si Gesit, Si Rinci, Si Kuat, atau Si Damai, lalu kita baru menentukan cara berkomunikasi yang pas agar sukses," kilahnya.

Pertama, Si Gesit adalah tipe kepribadian yang ceplas-ceplos, serba terburu-buru, ngomong dulu dan mikir belakangan, suka tren terbaru tanpa mikir cocok atau tidak, polos, tidak sabar, dan demonstratif. "Tapi, Si Gesit itu menyenangkan dan awet muda. Dia bisa awet muda, karena dia pemaaf.
Dia pemaaf karena dia cepat lupa. Dia termasuk tipe ekstrovert dan cocok dengan pekerjaan sebagai PR (public relation)," katanya.
Kedua, Si Rinci adalah tipe kepribadian yang sangat rapi, necis dalam berpakaian, cara ngomong teratur, santun, tidak asal ngomong tapi berpikir dulu, suka detail, semua hal dihitung, serius, dan ingin selalu sempurna.


"Tapi, Si Rinci itu cenderung menahan diri, artistik, dan bisa frustrasi karena terlalu perhitungan, bahkan kalau berteman juga pilih-pilih. Dia termasuk tipe introvet dan cocok dengan pekerjaan seni," paparnya.

Ketiga, Si Kuat adalah tipe kepribadian yang tegas dalam berbicara, cenderung ingin menguasai, tidak suka mengumbar kata-kata, berani tampil, kemauan kuat, "mandiri banget" karena cenderung tidak membutuhkan orang lain, suka perubahan, pikirannya jauh ke depan, tidak mau "ribet" atau repot (praktis), dan tidak mudah akrab karena bergantung kebutuhan.

"Tapi, Si Kuat cenderung otoriter, self center, kayak robot, tidak suka basa-basi, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan atau keperluannya. Kalau butuh ya cocok, tapi kalau tidak butuh ya diabaikan. Dia termasuk tipe ekstrovet dan cocok atau berbakat menjadi pemimpin," tuturnya.

Keempat, Si Damai adalah tipe kepribadian yang tidak suka ribut (damai), tidak konfrontatif, tidak suka marah, semua orang dijadikan sahabat untuk semua tipe (si gesit, si rinci, dan si kuat), mudah patuh (mengikuti situasi), mau berkorban untuk teman, mementingkan orang lain, pendengar yang baik, dan suka mengamati orang.

"Tapi, Si Damai cenderung menyembunyikan emosi, suka di belakang layar, dan tidak suka action karena takut menyinggung teman. Dia termasuk tipe introvet dan cocok menjadi 'orang kedua' seperti sekretaris atau karyawan," tambahnya.

Nah, kata praktisi komunikasi kelahiran Manado pada 4 Februari 1970 itu, pengenalan terhadap tipe kepribadian itulah yang akan menentukan cara berkomunikasi yang cocok dan akhirnya membuat seseorang bisa sukses dalam berkomunikasi dengan orang lain. "Dalam berkomunikasi, Si Kuat harus menahan diri dan fleksibel. Jangan serba pokoknya atau harus begini-negitu. Jangan terlalu dominan supaya orang lain tertarik," tegasnya.

Untuk Si Rinci, cara berkomunikasinya jangan terlalu banyak perhitungan atau berhati-hati, jangan mudah sensitif, rileks dalam mengatur rencana, dan jangan ragu dengan kemampuan supaya teman tidak menjauh.

"Lain lagi dengan Si Gesit, dalam berkomunikasi jangan terlalu mau serba cepat karena tidak semua orang itu secepat kita, cobalah berbuat dengan planning (perencanaan) dan jangan tergantung kepada situasi. Hati-hati dalam berkomentar dan jangan ikuti perasaan, tapi pikirkan perasaan orang lain. Realistislah dan jangan banyak keinginan," tandasnya.

Untuk Si Damai, cara berkomunikasi yang baik adalah jangan banyak bertanya, karena akan sulit mengambil keputusan, tapi ikuti apa kata hati. "Si Damai jangan nrimo (serba menerima) dan majulah kalau ada kesempatan agar bisa berkembang, maksimalkan potensi," pungkasnya.

sumber republika
Share this article :

+ komentar + 16 komentar

2 Agustus 2015 17.23

Informasi yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan gan..
update terus ya, terimakasih

2 Agustus 2015 17.32

Terimakasih telah berbagi informasinya gan..
salam sehat dan sukses terus

Artikel yang sangat bagus dan bermanfaat gan..
update terus ya min, kami tunggu

2 Agustus 2015 17.47

thanks for sharing the information..

thanks informasinya

2 Desember 2015 12.28

Nice post

11 Desember 2015 09.19

Thanks sob buat informasinya, semoga bermanfaat. Salam sukses

11 Desember 2015 09.20

Terimakasih banyak, nice info

22 Januari 2016 04.52

Thank's for post

22 Januari 2016 04.54

Thank's for info

22 Januari 2016 14.08

Good post

22 Januari 2016 14.10

Good info

11 Maret 2016 13.18

tipe yg mana nih bro bro??? info bagus nih...
kunjungi blog ane dong bro...
Berita Unik

11 April 2016 02.52

baru kali ini nih gan aku ngebaca artikel yang sangat bagus,ditgu ya yg artikel selanjutnya..!!

11 April 2016 02.55

Nice post gan, sangat membantu

26 Agustus 2016 04.40

Betul bgt gan
kita emanng mesti mengenal lebih dalam lagi tentang diri sendiri :)

Posting Komentar

blog ini dofollow dan komentar tidak dimoderasi jadi silahkan memberikan komentar dengan baik

 
Support : Pulsa Online | Unmul | Situs Islam
Copyright © 2011. Anak unmul - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger